Flying Cute Baby Blue Butterfly

Wednesday, December 2, 2015

5 Makanan yang Dapat Meningkatkan Daya Otak



Otak merupakan pusat pengaturan yang berfungsi mengendalikan semua fungsi tubuh seperti gerakan, perilaku, dan detak jantung. Oleh karena itu, otak bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh tubuh serta hal berpikir. Namun, ada kalanya fungsi otak mengalami penurunan yang diantaranya ditandai dengan kepikunan dan konsenterasi yang tidak baik. Selain melakukan hal-hal yang dapat meningkatkan daya otak, mengkonsumsi makanan yang memiliki asupan yang tepat bagi peningkatan daya otak juga dianjurkan.

Berikut saya paparkan 5 makanan yang dapat meningkatkan daya otak:

1. Ikan Salmon
Kandungan asam lemak omega 3 yang cukup tinggi pada ikan salmon diketahui dapat mempertajam daya ingat, serta memperbaiki ingatan dan konsenterasi, khususnya bagi orang dewasa.

2. Cokelat 
Cokelat mengandung flavonoid yang memiliki efek positif bagi fungsi otak. Kandungan inilah yang membuat cokelat mampu meningkatkan daya ingat.

3. Teh Hijau 
Teh hijau kaya akan antioksidan yang terdapat pada kandungan polifenolnya. Zat ini dapat mencegah kerusakan pada sel-sel otak dan memperlambat penuaan pada otak.

4. Air Putih
Meminum air putih sangat banyak manfaatnya. Selain dapat menghaluskan kulit, air putih juga dapat meningkatkan daya ingat. Seperti yang kita ketahui, kandungan air pada otak mencapai 75%. Sehingga, otak memerlukan supply air yang cukup untuk menjaganya tetap berfungsi dengan baik.

5. Kubis
Kubis mengandung asam folat yang dapat membantu memperbaiki daya ingat.

Untuk menjaga otak tetap berfungsi dengan baik, konsumsilah makanan yang baik untuk otak. Sebisa mungkin, hindarilah makanan cepat saji terutama bagi anak-anak, karena dapat menghambat perkembangan otak.

Tuesday, December 1, 2015

Menurunkan Berat Badan dengan Raw food Diet

Raw Food Diet atau diet makanan mentah merupakan trend baru dalam menurunkan berat badan. Diet ini dipopulerkan oleh Dr. Maximilian Oskar Bircher-Benner, seorang ahli gizi, pada tahun 1926. Di Indonesia sendiri, diet dengan cara ini telah menjadi pilihan sejumlah orang. Bahkan, sudah ada beberapa restoran yang menyediakan menu raw food.

Raw food juga biasa disebut dengan istilah Living Food. Seperti yang telah dijelaskan, makanan yang dikonsumsi adalah makanan mentah / jika dimasak tidak lebih dari 40 derajat C / 118 derajat F. Jenis makanan yang dikonsumsi bisa berupa buah, sayur-sayuran. dan kacang-kacangan mentah.

Namun, menurut penilitian, diet dengan cara ini dapat menurunkan berat badan secara drastis. Dan pelaku dari diet ini juga mengalami kekurangan nutrisi dan protein yang terdapat pada produk hewani, karena sebagian besar pelaku menghindari produk hewani. Selain itu, makanan yang tidak dimasak beresiko menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

Untuk itu, ada baiknya Anda mempertimbangkan terlebih dahulu sebelum melakukan diet raw food, atau berkonsultasi kepada dokter sebelum memulainya. Karena, tidak semua orang cocok dengan metode diet yang satu ini.

5 Kebiasaan yang Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

Ada beberapa kebiasaan yang tidak kita sadari ternyata berdampak buruk bagi kesehatan kita. Berikut saya paparkan beberapa kebiasaan itu:

1. Menggigit Kuku Jari
Mungkin kita pernah melihat beberapa orang yang memiliki kebiasaan ini, atau bahkan kita sendiri yang memiliki kebiasaan ini. Kebiasaan menggingit kuku jari ternyata memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Kuku yang tidak bersih merupakan sarang bagi bakteri yang jika masuk ke dalam tubuh kita dapat mengganggu saluran pencernaan, dan menimbulkan resiko infeksi dan diare. Selain itu juga, kebiasaan menggigit kuku jari dapat menimbulkan kerusakan pada gigi. 

2. Kecanduan Gadget
Hampir semua orang tak bisa lepas dari gadget. Namun ternyata, kebiasaan ini tidak baik bagi kesehatan. Karena selain mengganggu waktu tidur, kebiasaan ini juga bisa menimbulkan keriput terutama di bagian leher. Menurut Paul Jarrod Frank, MD, seorang ahli dermatologis, menundukkan leher dalam waktu yang lama dapat merusak kolagen di leher sehingga menimbulkan garis-garis halus pada kulit. Solusinya, ubahlah posisi leher agar sejajar dengan mata.

3. Menahan Buang Air Kecil
Menahan buang air kecil karena alasan tertentu memiliki efek negatif bagi kesehatan. Kebiasaan ini bisa menyebabkan resiko penyakit seperti infeksi saluran kemih, dan gangguan pada ginjal. Semakin lama kita menahannya, maka kandungan kemih menjadi sarang bakteri dan dapat menimbulkan infeksi yang bisa menyebar ke ginjal.

4. Melewatkan Sarapan
 Banyak orang yang sering melewatkan sarapan dan menganggapnya bukan suatu masalah yang serius. Padahal, sarapan itu sangat penting. Ada beberapa dampak buruk jika kita melewatkan sarapan, seperti meningkatkan resiko obesitas, serta menurunkan daya ingat dan konsenterasi. Pada saat kita tidak sarapan, berarti kita membiarkan perut kita dalam keadaan kosong pada jangka waktu yang cukup lama. Hal itulah yang membuat kita cenderung mudah lapar pada saat siang hari, sehingga tidak dapat mengontrol nafsu makan. Dan hal itu juga membuat kita tidak bisa berkonsenterasi dengan baik.

5. Memakai Headset
Menggunakan headset untuk mendengarkan lagu sebenarnya sah-sah saja, asal digunakan dengan cara yang tepat. Jika mendengarkan dengan volume yang tinggi, hal itu dapat mengganggu pendengaran. Sebaiknya atur volume antara 25-40 desibel. Serta, jangan gunakan headset dalam jangka waktu yang lama.

Demikianlah hal-hal yang dapat saya informasikan. Apabila di antara kebiasaan-kebiasaan di atas ada yang menjadi kebiasaan kita, ada baiknya kita merubahnya sekarang juga.