Flying Cute Baby Blue Butterfly

Tuesday, December 1, 2015

Menurunkan Berat Badan dengan Raw food Diet

Raw Food Diet atau diet makanan mentah merupakan trend baru dalam menurunkan berat badan. Diet ini dipopulerkan oleh Dr. Maximilian Oskar Bircher-Benner, seorang ahli gizi, pada tahun 1926. Di Indonesia sendiri, diet dengan cara ini telah menjadi pilihan sejumlah orang. Bahkan, sudah ada beberapa restoran yang menyediakan menu raw food.

Raw food juga biasa disebut dengan istilah Living Food. Seperti yang telah dijelaskan, makanan yang dikonsumsi adalah makanan mentah / jika dimasak tidak lebih dari 40 derajat C / 118 derajat F. Jenis makanan yang dikonsumsi bisa berupa buah, sayur-sayuran. dan kacang-kacangan mentah.

Namun, menurut penilitian, diet dengan cara ini dapat menurunkan berat badan secara drastis. Dan pelaku dari diet ini juga mengalami kekurangan nutrisi dan protein yang terdapat pada produk hewani, karena sebagian besar pelaku menghindari produk hewani. Selain itu, makanan yang tidak dimasak beresiko menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

Untuk itu, ada baiknya Anda mempertimbangkan terlebih dahulu sebelum melakukan diet raw food, atau berkonsultasi kepada dokter sebelum memulainya. Karena, tidak semua orang cocok dengan metode diet yang satu ini.

5 Kebiasaan yang Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

Ada beberapa kebiasaan yang tidak kita sadari ternyata berdampak buruk bagi kesehatan kita. Berikut saya paparkan beberapa kebiasaan itu:

1. Menggigit Kuku Jari
Mungkin kita pernah melihat beberapa orang yang memiliki kebiasaan ini, atau bahkan kita sendiri yang memiliki kebiasaan ini. Kebiasaan menggingit kuku jari ternyata memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Kuku yang tidak bersih merupakan sarang bagi bakteri yang jika masuk ke dalam tubuh kita dapat mengganggu saluran pencernaan, dan menimbulkan resiko infeksi dan diare. Selain itu juga, kebiasaan menggigit kuku jari dapat menimbulkan kerusakan pada gigi. 

2. Kecanduan Gadget
Hampir semua orang tak bisa lepas dari gadget. Namun ternyata, kebiasaan ini tidak baik bagi kesehatan. Karena selain mengganggu waktu tidur, kebiasaan ini juga bisa menimbulkan keriput terutama di bagian leher. Menurut Paul Jarrod Frank, MD, seorang ahli dermatologis, menundukkan leher dalam waktu yang lama dapat merusak kolagen di leher sehingga menimbulkan garis-garis halus pada kulit. Solusinya, ubahlah posisi leher agar sejajar dengan mata.

3. Menahan Buang Air Kecil
Menahan buang air kecil karena alasan tertentu memiliki efek negatif bagi kesehatan. Kebiasaan ini bisa menyebabkan resiko penyakit seperti infeksi saluran kemih, dan gangguan pada ginjal. Semakin lama kita menahannya, maka kandungan kemih menjadi sarang bakteri dan dapat menimbulkan infeksi yang bisa menyebar ke ginjal.

4. Melewatkan Sarapan
 Banyak orang yang sering melewatkan sarapan dan menganggapnya bukan suatu masalah yang serius. Padahal, sarapan itu sangat penting. Ada beberapa dampak buruk jika kita melewatkan sarapan, seperti meningkatkan resiko obesitas, serta menurunkan daya ingat dan konsenterasi. Pada saat kita tidak sarapan, berarti kita membiarkan perut kita dalam keadaan kosong pada jangka waktu yang cukup lama. Hal itulah yang membuat kita cenderung mudah lapar pada saat siang hari, sehingga tidak dapat mengontrol nafsu makan. Dan hal itu juga membuat kita tidak bisa berkonsenterasi dengan baik.

5. Memakai Headset
Menggunakan headset untuk mendengarkan lagu sebenarnya sah-sah saja, asal digunakan dengan cara yang tepat. Jika mendengarkan dengan volume yang tinggi, hal itu dapat mengganggu pendengaran. Sebaiknya atur volume antara 25-40 desibel. Serta, jangan gunakan headset dalam jangka waktu yang lama.

Demikianlah hal-hal yang dapat saya informasikan. Apabila di antara kebiasaan-kebiasaan di atas ada yang menjadi kebiasaan kita, ada baiknya kita merubahnya sekarang juga. 

Monday, November 30, 2015

Makanan yang Dapat Mengurangi Kadar Kolesterol Tinggi dalam Darah

Pada artikel sebelumnya, saya telah memberikan informasi tentang beberapa penyebab tingginya kadar kolesterol dalam tubuh. Dalam artikel ini, saya akan menyampaikan informasi tentang beberapa makanan yang dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah.

1. Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti bayam dan kangkung mengandung protein, betakaroten, serat dan mineral seperti  zat besi dan kalsium. Dengan mengkonsumsi sayuran hijau, maka serat dalam tubuh akan tercukupi, dan dapat mengurangi kadar kolesterol tinggi dalam darah.

2. Tomat 
Buah merah yang satu ini mengandung kalium dan vitamin B yang mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, dengan cara mengkonsumsi 50gram setiap harinya.

3. Alpukat 
Alpukan mengandung serat yang cukup tinggi dan dapat membantu untuk mengurangi kadar kolesterol tinggi dalam darah.

4. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan yang dimaksud di sini adalah kacang almond, kacang tanah, dan kenari. Ketiga kacang tersebut memiliki kandungan lemak omega 3 dan antioksidan yang sangat baik dalam menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam darah.

5. Kedelai
Aneka olahan kedelai seperti tempe dan tahu merupakan sumber protein yang dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi.

6. Bawang Putih
Berdasarkan penelitian, bawang putih juga dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi. Zat Allicin pada bawang putih berfungsi sebagai senyawa anti kolesterol.

Demikian infomasi yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. Dan terima kasih sudah mengunjugi blog saya.